jump to navigation

Kisah di hari Ahad April 1, 2008

Posted by arifeno in Tidak terkategori.
trackback

Kriinnnggg beker jam berbunyi kira-kira sekitar jam 05.00 pagi tandanya untuk melaksanakan perintah yang Maha Kuasa (shalat shubuh). Padahal waktu shubuh untuk daerah Makassar adalah jam 4.45, tapi biarlah saya shalat jam 05.00, untuk ke masjid dari sini lumayan cukup jauh dan pintu kantor tempat aku bekerja pun masih dikunci.

Aku beranjak dari tempat tidur dan mengambil air wudhu, yaa lumayanlah air di makassar cukup dingin untuk pagi hari. Setelah melaksanakan shalat shubuh aku pun kembali untuk beristirahat karena malamnya tidurku sampai larut. Kira-kira jam 10.00 aku bangun dan teringat bahwa hari ahad ini aku dan teman-teman ku bekerja akan diajak ke rumah seorang karyawan dari PT. MTcon. Segera ku ambil perlengkapan mandiku bergegas untuk mandi, setelah mandi aku dan teman-teman berangkat menuju kab. Maros yang terletak kurang lebih 1,5 jam perjalanan dari kota Makassar.

Dikota Maros masih banyak rumah-rumah khas dari Sulawesi Selatan, yaitu rumah-rumah yang berbentuk panggung. Senang aku berada disana karena daerahnya masih alami. Sesampainya kami dirumah Pak Zakaria, aku dan teman-teman disuguhkan beberapa buah bingkisan, yang bentuknya sangat lucu dan unik. kalau di jakarta atau mungkin di pulau jawa adalah “besek”. Di Maros beseknya terbuat dari ember yang ukurannya kira-kira 10 Lt. Aku berfikir sejenak, wah kok bingkisannya besar gini gimana untuk menghabiskannya. Setelah acara selesai kami pun diajak oleh Pak Zakaria untuk pergi ke tambak udang dan ikan miliknya. Wah hebat pak Zakaria tambak udang dan ikannya banyak, udangnya besar-besar senang aku melihatnya. Selesai mencari udang dan ikan kami pun diajak untuk menikmati hasil tangkapan teman-teman.

Wah… masyaAllah nikmat sekali makanan ini walaupun hanya ikan, tapi terasa sangat nikmat benar ikannya, SubhanAllah gurih dan enak sekali… Selesai makan kami pun izin untuk pulang, ternyata kami tidak pulang ke rumah malainkan pergi ke tempat wisata yang berada di kota Maros yaitu Bantimurung, taman wisata air terjun dan kupu-kupu. Disana kami foto-foto dan bermain dekat air terjun, waduhh indahnya alam ini. dalam hatiku berzikir kepada yang Maha Pencipta Subhanallah, sungguh Engkau Maha Sempurna ya Allah, Engkau jadikan tempat ini begitu indah dan sedap dipandang mata, Engkau Maha Indah Ya Allah. tak terasa sang surya telah tenggelam meninggalkan kota maros, waktu pun menunjukan jam 18.00 kami pun bergegas untuk pulang, tidak lupa saya dan teman-teman menyempatkan untuk membeli oleh-oleh hasil karya bantimurung.

Tepat pukul 18.30 kami pun meluncur pulang menuju kota Makassa, perjalanan ditempuh kira-kira sekitar 2 jam kurang. Sesampainya di kantor kami pun bersih-bersih, Sungguh perjalanan yang melelahkan tapi mengasikan dan menyenangkan. Terima kasih ya Allah Engkau telah memberi kami banyak Karunia-Mu yang tiada tara dan memberikan kesempatan untuk melihat hasil ciptaan-Mu yang sungguh sempurna.

Komentar»

No comments yet — be the first.